Sabtu, November 15, 2014

Cara Mengobati dan Mencegah Kanker Serviks Sejak Dini

Tags

Kanker serviks termasuk ke dalam kategori kanker ganas yang mematikan, tapi bukan berarti semua penderita kanker serviks akan mengalami kematian. Banyak pengobatan yang bisa dijalani, tetapi sebelumnya harus diketahui secara pasti penyebab terjadinya serta gejala yang ditimbulkan oleh kanker serviks dengan melakukan pemeriksaan yang membuahkan diagnosis dokter.

Apa itu Kanker Serviks?

Kanker serviks adalah jenis kanker yang terjadi pada leher rahim, yakni tidak normalnya pertumbuhan sel pada jaringan serviks (organ penghubung uterus dengan vagina) atau bagian terbawah dari rahim yang menonjol ke arah organ genital wanita (vagina).

Perlu Anda ingat baik-baik bahwa kanker serviks tidaklah menular. Tidak dibenarkan apabila melakukan kontak langsung dengan pengidap kanker serviks dapat terjangkit penyakit tersebut, layaknya HIV. Namun, yang harus Anda ketahui bahwa yang tertular adalah virus penyebab terjadinya kanker serviks, yaitu HPV (human papilloma virus).

Cara Mencegah dan Mengobati Kanker Serviks


Cara Mencegah dan Mengobati Kanker Serviks Sejak Dini


Proses penularan juga tidak semena-mena akibat kontak langsung seperti berjabat tangan, terkena keringat, tukar menukar pakaian, dlsb. Melainkan kontak seksual yang lebih memainkan peran dalam hal ini, baik itu oral maupun anal.

Prevalensi tipe kanker serviks paling umum dikenal dengan squamous cell carcinoma (SCC) adalah 80 hingga 85 persen dari seluruh pasien kanker serviks yang terinfeksi virus HPV. Tipe lain seperti adenocarciona, adenosquamous, small cell carcinoma, adenosarcoma, melanoma, dan lymphona merupakan tipe langka yang penyebabnya jarang dikolerasikan dengan HPV

Gejala Kanker Serviks

Sudah pasti timbul tanda-tanda dari tubuh yang memudahkan dokter dalam menegakkan diagnosis apakah pasien yang melakukan pemeriksaan tersebut positif terpajan penyakit kanker serviks atau tidak. Biasanya pembuktian juga dibantu dengan tes pap pada orang berusia lebih dari 21 tahun yang dilakukan secara berkala setiap tiga tahun sekali.

Bila Anda juga ingin mengetahui secara umum indikatornya, berikut ini merupakan tanda-tanda atau gejala yang paling umum terjadi pada penderita kanker serviks stadium awal (dini).

1. Keputihan patogonis
Keputihan adalah gejala awal dari kanker serviks. Seperti yang Anda ketahui bahwa semua wanita pasti pernah mengalaminya, sehingga dianggap wajar. Meskipun demikian, Anda harus waspada karena cairan yang keluar dalam jumlah banyak, ditambah dengan bentuk yang kental, berbau anyir, berwana tidak normal (kekuning-kuningan, kecokelatan, kehijauan), dan asa panas disertai gatal pada area intim saat keputihan bisa menjadi gejala dari kanker serviks. Oleh sebab itu, berikan perhatian lebih pada masalah ini, secepatnya lakukan konsultasi pada dokter spesiialis obygn.

2. Sakit di beberapa bagian tubuh dekat organ intim
Berkembangnya virus pada area kewanitaan kerap menimbulkan rasa sakit di beberapa bagian sekitar, seperti pada paha dan panggul ketika menstuasi. Rasa sakit atau nyeri juga sering terjadi saat buang air besar dan bahkan ketika melakukan hubungan langsung (intim) dengan pasangan lawan jenis.

3. Pendarahan
Pendarahan selalu dikaitkan dengan menstruasi, jadi kebanyakan wanita menganggap hal tersebut terjadi akibat haid tidak teratur. Sebetulnya, disaat seperti itu Anda harus lebih curiga akan kondisi tubuh, sebisa mungkin lakukan pemeriksaan pada dokter agar mendapat informasi yang lebih jelas mengenai masalah yang sedang Anda alami.

4. Nafsu makan berkurang
Akibat nafsu makan berkurang, sistem imun tidak mampu menangkal virus penyakit dari luar, sehingga timbul masalah seperti stres, lelah, kecemasan berlebih, dan berkurangnya energi atau stamina. Disampng itu, penurunan nafsu makan juga merupakan tanda awal atau gejala kanker serviks.

5. Kaki bengkak
Jika sewaktu-waktu Anda mengalami kaki bengkak tanpa penyebab yang pasti, boleh jadi itu merupakan reaksi dari berkembangnya atau datangnya virus HPV yang bersarang pada area kewanitaan Anda.

Penyebab Kanker Serviks

Tadi sudah disebut-sebut bahwasanya kanker serviks terjadi karena infeksi virus bernama Human Papilloma Virus (HPV) yang berhasil masuk ke dalam area kewanitaan.

HPV (human papilloma virus) lebih para daripada HIV, karena banyak nyawa yang melayang sia-sia dalam hitungan jam akibat virus ini. Yang menjadi permasalahan, tingkat pengetahuan dan kewaspadaan kebanyakan wanita akan virus ini sangat rendah. Dr. Brahmana, Sp. OG. Onk (K) dari UNAIR menuturkan, rendahnya perhatian publik akan HPV sudah banyak memakan korban sia-sia.

Dalam hitungan jam virus ini berhasil merenggut nyawa. Di Indonesia sendiri, sesuai data yang ada 40 wanita setiap hari terjangkit kanker serviks, 20 diantaranya meninggal dunia. Sementara angka survey dunia terhadap penyakit ini menunjukkan setiap dua menit sekali wanita yang terdiagnosa kanker serviks meninggal dunia, tentu kabar buruk yang sangat mengkhawatirkan.

Cara Mencegah Kanker Serviks Sejak Dini

Melaksanakan upaya pencegahan terhadap kanker serviks adalah hal yang wajib dilakukan oleh semua wanita, termasuk Anda. Oleh sebab itu, pentingnya wawasan mengenai cara mencegah kanker serviks sedini mungkin haruslah Anda dapatkan. Berikut ini bisa Anda jadikan khazanah penambah wawasan mengenai langkah pencegahan kanker serviks.

1. Melaksanakan tes papsmear secara berkala
Tes ini dimaksudkan untuk mengetahui tentang risiko Anda terjangkit kanker serviks seberapa besar. Dengan melakukan tes papsmear secara rutin (setahun biasanya tiga kali), maka upaya pencegahan lain yang hendak dilakukan secepat mungkin bisa diketahui lebih awal.

2. Vaksin HPV
Memvaksinasi tubuh sangat baik dilakukan untuk mencegah datangnya infeksi. Anda bisa kunjungi dokter untuk meminta vaksin HPV, serta tanyakan pula pola hidup sehat agar terhindar dari penyakit yang menjadi ancaman besar bagi wanita ini.

3. Tidak berganti-ganti pasangan
Ingat, ini Indonesia, Anda harus menjaga etika dan harus tahu etiket dalam berhubungan, jangan mengikuti kebiasaan orang asing, tidak baik.

Bergonta-ganti pasangan merupakan penyebab munculnya kanker serviks pada sebagian wanita yang tertular saat berhubungan seksual dengan risiko paling rentan. Terlebih jika mereka yang sama-sama tidak tahu bahwa pasangan atau mungkin dirinya sendiri memiliki virus HPV. Untuk itu, cukup satu memilih pasangan agar hidup jauh lebih nyaman.

4. Masih muda, jangan pacaran dulu
Pacaran hanya memancing nafsu akan hubungan seksual. Para pembaca yang masih muda, ingatlah bahwa Anda terlahir sebagai wanita dimana satu-satunya harta paling berharga adalah kehormatan. Kehormatan Anda hanya sekali, dan jangan biarkan dirusak dengan pacaran yang menyia-nyiakan.

Ada baiknya Anda menunggu usia matang dan pengesahan untuk melakukan hubungan seksual yang aktif. Dengan begini Anda akan jauh dari kata haram. Dikatakan seperti ini juga berkaitan dengan hasil penelitian yang mengungkap bahwa wanita muda yang aktif secara seksual memiliki risiko terkena kanker serviks lebih tinggi.

Cara Mengobati Kanker Serviks

Ada dua jenis pengobatan yang dapat Anda jalani, yang pertama sifatnya wajib yaitu pengobatan konvesional yang dilakukan oleh para ahli yang sudah lama mengurus penyakit ini, dan kedua adalah alternatif yang bersifat sebagai pelengkap.

1. Pengobatan Konvensional
Anda tidak perlu cemas akan tingkat keberhasilan dari pengobatan yang kecil, karena banyak wanita yang mendapatkan kesembuhan dengan pengobatan kanker bermetode konvensional. Pasien kanker serviks biasanya diberi pilihan operasi guna membersihkan lesi kanker dalam dinding rahim.

Melihat fakta di lapangan, kanker serviks stadium lanjut akan mendapatkan pengobatan tingkat lanjut yaitu radioterapi guna memastikan bahwa tidak ada sel kanker yang tersisa di dalam tubuh. Akan terjadi efek samping yang dialami langsung oleh pasien, tetapi hal tersebut bisa menjadi kabar baik.

2. Pengobatan Alternatif
Ini adalah pengobatan sekunder yang merupakan alternatif atas ketidakberhasilan pengobatan konvensional. Tidak sedikit wanita yang berhasil sembuh hanya dengan melaksanakan pengobatan alternatif. Jadi, Anda harus yakin bahwa penyakit yang sedang diidap bisa disembuhkan.

Dukungan, simpati, dan empati dari orang sekitar juga wajib Anda dapatkan agar timbul keyakinan kuat terhadap keberhasilan pengobatan yang hendak dilakukan. Di sini, jangan lupa Anda memilih tempat terapi yang terpercaya dan sudah banyak mengeluarkan kabar positif, carilah referensi sebanyak-banyaknya di Internet atau dari teman.

Kanker serviks memang momok menakutkan bagi wanita, terlebih jika mengetahui bahwa setiap dua menitnya penderita kanker serviks harus kehilangan nyawa. Tetapi kembali lagi, semua pasti ada jalannya bila ada usaha dari orang yang bersangkutann. Hadapi kanker, lakukan pola hidup sehat, jangan takut untuk terus mencoba dan mencoba.


Referensi :
- http://www.parkwaycancercentre.com/id/informasi-kanker/jenis-kanker/apa-itu-kanker-serviks/
- http://www.djamilah-najmuddin.com/kanker-serviks-pengobatan-ciri-ciri-gejala-dan-penyebab
- http://bidanku.com/gejala-kanker-serviks
- http://www.republika.co.id/berita/kolom/resonansi/14/10/03/ncvhan-camille-lalos-dan-sebatang-rokok-di-bibirnya
- http://www.merdeka.com/sehat/5-cara-mudah-mencegah-kanker-serviks-kanker-serviks.html
- http://www.deherba.com/pengobatan-kanker-serviks.html

Menyajikan artikel kesehatan, kecantikan, pengobatan alternatif, dan berbagai khasiat tanaman herbal.

Nisim